iSiaga EcoCash, Solusi Cerdas Sampah Elektronik di Indonesia

08:54

Temen-temen, taukah kalian apa yang dinamakan sampah elektronik itu? Oh, atau mungkin ada yang belum tau ya apa sampah elektronik itu? Baik, saya akan berusaha menjelaskannya. Sampah elektronik tuh kayak barang-barang elektronik yang udah nggak kepake, entah itu karena rusak atau memang sudah jarang dipakai, alhasil terbiarkan begitu saja karena enggak ngerti dan enggak tau mesti dikemanain. Nah, pernah enggak sih kalian ngerasa kesulitan tiap mau buang sampah elektronik? Pasti pada bingung kan gimana cara buangnya ya? Harus nyewa jasa angkutan barang buat membawa dan membuangnya? Keluar uang banyak dong? Wah! Jadi enggak praktis deh ya, tapi kali ini saya mau share pengalaman dan informasi yang saya dapatkan terkait salah satu solusi untuk membuang sampah elektronik. Bukan untuk dibuang dan dibiarkan begitu saja, tetapi untuk di recycle dan dapat menghasilkan uang juga pula. Penasaran kan? Mari simak pengalaman saya pada saat menghadiri acara peluncuran layanan EcoCash dari iSiaga.

Jadi begini teman-teman sekalian, pada Senin, 16 Maret 2015 lalu, saya bersama beberapa rekan blogger berkesempatan untuk menghadiri peluncuran layanan Ecocash dari  iSiaga di bilangan Jakarta Selatan.  iSiaga sendiri adalah sebuah perusahaan one stop digital assistant yang bermarkas di Benhil dan beralamat di www.isiaga.com. Team iSiaga siap melayani pelanggan yang membutuhkan beragam bantuan digital mulai dari techical support untuk rumahan dan kantoran, jasa design, jasa pembuatan website, jasa printing, jasa jual -beli serta servis gadget, hingga recycle (ECOCASH).


Pernah nyadar enggak sih kalau pergerakan tren eletronik tuh cepet banget dong ya, hal itulah yang menyebabkan banyak orang jadi kesulitan membuang elektronik bekas yang dianggap udah enggak berharga lagi. Iya, barang-barang elektronik yang udah rusak gitu kan jadi udah nggak bisa dipake akhirnya cuma bisa dibiarkan begitu aja dan tau-tau udah numpuk aja jadi sampah elektronik. Beberapa orang malahan harus mengeluarkan uang untuk jasa pengangkutan dari kantor ataupun rumah mereka. Niat mau buang sampah kok ya malah keluar uang? DUH! Rada ngeselin sih ya pasti? hehehehe 
Nah untuk itulah iSiaga hadir untuk membantu temen-temen sekalian dengan layanan terbarunya yaitu ECOCASH. 

Wah, iSiaga Ecocash? Apaan sih itu?

iSiaga EcoCash adalah sebuah layanan online mudah yang menjual kembali dan recycle sampah elektronik. Dengan taglinenya "Turn Your Trash Into Cash".



pic from twitter isiaga
Masih penasaran? Silahkan kepo-in lebih lanjut di http://www.isiaga.com/ecocash. Sistem dari iSiaga Ecocash sendiri adalah bukan kitanya yang harus mendatangi mereka, tapi mereka-lah yang mendatangi rumah kita untuk menjemput sampah-sampah elektronik yang akan kita jual. Cukup dengan check out via webatau telepon ke call centre iSiaga, kita tinggal nunggu deh petugas dari iSiaga untuk datang ke rumah. Praktis kan? Nggak perlu lagi deh kita mesti kerepotan ngangkut-ngangkut sendirian terus ngedatengin mereka karena mereka yang bakalan datengin kita. Layanan dari iSiaga EcoCash ini gratis biaya penjemputan, sayangnya baru menjangkau wilayah Jakarta dan Tangerang aja. Namun untuk yang di luar Jakarta dan Tangerang tetep bisa menikmati layanan ini namun dikenakan biaya tambahan. Meskipun demikian, jangan khawatir karena biayanya juga pasti masih terjangkau. Mari berdoa bersama, semoga layanan ini bisa menjangkau semua daerah di Indonesia dan bisa gratis biaya penjemputan. Jadi bisa dijadikan salah satu solusi untuk masalah sampah elektronik untuk semua wilayah di Indonesia ini. Aamiin. 

Terus, apa aja sih sampah elektronik yang iSiaga EcoCash terima?


“Kami menerima sampah elektronik mulai dari handphone berbasis GSM, laptop, komputer, hingga elektronik rumah tangga seperti televisi, AC, kulkas dengan segala kondisi. Rusak atau matipun tetap ada harganya,” jelas Amrit Gurbani, Co-Founder PT. Mitra Kersa Artha, perusahaan yang menaungi iSiaga, The Ultimate Digital Assistant.


Penjelasan tentang iSiaga Eco Cash udah, jenis-jenis barang yang mereka terima juga udah. Dan sekarang adalah penjelasan mengenai tiga point penting solusi recycle yang ditawarkan oleh iSiaga EcoCash : 


- Pickup Service 
Nah, seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, bahwa agen recycle iSiaga lah yang akan mendatangi lokasi kamu untuk mengambil sampah elektroniknya. Jadi kamu tidak perlu lagi untuk mendatangi mereka, menghemat waktu dan efisien juga kan?

- Cash Earnings
Biasanya kan kamu yang harus membayar untuk membuang sampah, tapi di EcoCash mereka lah yang membayar kamu uang tunai untuk sampah-sampah elektronik yang kamu jual kepada mereka.

- Social Outlook 
iSiaga EcoCash juga memberikan kesempatan bagi kamu untuk menyumbangkan uang hasil daur ulang yang kamu peroleh dari menjual sampah elektronik untuk membantu edukasi di Indonesia. Berbagi itu indah, loh!



Kamu tertarik untuk recycle sampah-sampah elektronik yang kamu punya? Tiga langkah mudah yang dapat kamu lakukan :


Pertama, Check Prices Online, Kamu dapat mengunjungi website iSiaga EcoCash http://www.isiaga.com/ecocash untuk memeriksa harga jual barang yang akan kamu jual. Atau kamu juga dapat menghubungi kontak mereka di nomor telepon +6281290090069 atau di email mereka info@isiaga.com

Kedua, Confirm Items, Checkout barang kamu secara online dan mereka akan menjemput barang kamu secepatnya. 

Ketiga, Get Paid Or Donate, Setelah barang diperiksa, mereka akan mengirimkan uang ke rekening kamu sesuai dengan jumlah sampah elektronik yang kamu jual ke mereka. Untuk selanjutnya terserah kamu apakah uang itu akan kamu terima atau akan didonasikan ke YCAB.

paling kiri, Pak Farhan dan paling kanan Pak Amrit (pic from kak evi)
Selain itu, dalam acara sharing dan peluncuran iSiaga EcoCash senin lalu, hadir pula Muhammad Farhan selaku Sekjen YCAB Foundation. iSiaga EcoCash juga bekerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) untuk membantu anak-anak Indonesia yang belum memiliki pembiayaan untuk edukasi dan perkembangan hidup mereka. 
untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi www.ycabfoundation.org

Tentu saja kerjasama ini juga disambut baik oleh pihak YCAB. "Dalam kolaborasi ini, iSiaga akan mendukung salah satu dari pilar YCAB Foundation, HOpE (Hands on Operation for Entrepreneurship/Empowerment) – di mana pendidikan dan akses ke keuangan bertemu untuk mengaktifkan kemandirian sejati secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Farhan, Sekjen YCAB Foundation. 

“Sedikit demi sedikit, tak lama menjadi bukit… iSiaga sebagai digital company, kali ini memanfaatkan konektivitas untuk membawa perubahan yang positif. Kami sangat berharap orang mendukung visi kita untuk menciptakan win win win dengan menggunakan jasa ECOCASH. Kedepannnya semoga social business seperti ini juga bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain di Indonesia maupun di luar negri.” Amrit menanggapi.


“Kami percaya bahwa anak-anak adalah masa depan bangsa dan dengan kerjasama ini, kita mau membantu mereka untuk mencapai cita-citanya." tambah Farhan.

Dan tidak lupa, untuk menutup acara hari itu kami semua berfoto bersama sebagai kenang-kenangan.
foto bersama (pic from kak evi)

Saya pulang membawa perasaan yang sangat puas dan bahagia sekali, beruntung sekali saya bisa hadir di tengah-tengah orang hebat seperti mereka. Tidak sia-sia juga saya telah menempuh perjalanan dari Bogor ke Jakarta selatan karena saya pulang membawa pengalaman yang luar biasa sekali untuk terus saya ingat dan kenang sampai kapanpun. 


Pssssssst.... Sedikit bocoran, di Postingan yang akan datang, saya juga akan bercerita mengenai pengalaman saya ketika membuang sampah elektronik dengan layanan iSiaga EcoCash. Untuk waktunya kapan dan bagaimana isi postingannya, tunggu kelanjutannya ya! 

Selamat berakhir pekan ya, gaes <3

You Might Also Like

17 comments

  1. Nice posting and Happy Blogging :D

    ReplyDelete
  2. Oh ya baru nyadar ternyata sampah itu banyak jenisnya, apalagi elektronik ini. Iya, Mbak. Daku tunggu post selanjutnya... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, banyak jenisnya. Mungkin yang sering kedengeran gaungnya ya sampah organik sama non-organik aja kalinya, tapi ternyata ada lagi istilah baru sampah elektronik. Aku juga baru tau hahahahaha

      Makasih, jangan lupa sering2 mampir ya biar nggak ketinggalan post selanjutnya :))

      Delete
  3. wahh ide cemerlang yaa...beneran kadang bingung buang dan sayang buang sampah elektronik...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, ide yang cemerlang memang. Akupun baru tau.

      Wah bener bgt tuh, kadang bingung buangnya kemana dan sayang juga sih ya, tapi eh tanpa sadar tau-tau numpuk aja. Haha
      Kayaknya layanan ini bisa dicoba buat mulai mengurangi sampah-sampah elektronik yang ada di rumah :))

      Delete
  4. Di jatim ga ada apa ya....apa2 di jakarta #sedih

    ReplyDelete
  5. artikelnya keren n menambah wawasan. :)

    ReplyDelete
  6. Amin, semoga isiaga ecocash bisa masuk ke kota-kota lainnya, terutama di luar pulau jawa wajib ada juga nih, dan semoga gratis hehe

    Banjarmasin menantii.

    Salam kenal yaa, ayo blogwalking :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aamiin. Semoga dapat segera menjangkau ke kota-kota lainnya. :D

      Wah, semoga banjarmasin juga bisa terjangkau layanan ini juga ya. Aamiin

      Delete
  7. Saya tunggu artikel berikutnya mengenai pengalaman membuang sampah di Eco-cashnya :) Coz saya penasaran bagaimana aktivitas di lapangannya.

    oh ya jangan lupa berkunjung di blog baru aku Mita : www.cerpen-case.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, semoga segera ya. Saya juga ingin sekali membagikan pengalaman membuang sampah elektronik dengan layanan iSiaga Ecocash ini.

      Rajin2 berkunjung ke blog ini aja ya ahahaha

      Delete
  8. Barang-barang yang (kayaknya) sudah tak punya nilai ternyata masih bisa bernilai!

    Kerenlah~
    Bisa buang "sampai" mendapat keuntungannya. Hihii

    ReplyDelete
  9. Semoga segera ada di Bandung ^_^

    ReplyDelete
  10. Kalau charger diterima gak ya? Soalnya yang paling sering rusak dan jadi sampah ya charger, hihihi :)

    ReplyDelete

Hallo... Terima kasih sudah bersedia mampir di blog saya dan membaca postingan saya. Sempatkan untuk meninggalkan komentar ya, tapi tolong komentarnya jangan yang sekedar "buang komentar" aja padahal konteksnya nggak ada kaitannya sama sekali sama apa yang saya posting. Terserah curhat atau apapun itu, tapi saya akan sangat menghargai kalau kamu komen yang nyambung sama konteks dari apa yang saya tulis.
Oh iya, semua orang dapat mengomentari blog saya ada akun-akun pilihannya jadi kamu nggak perlu lagi buang link di komentar ya, Oke? :))

Semua yang telah komen, sebisa mungkin akan saya kunjungi balik jadi kamu nggak perlu repot-repot lagi bilang "kunjungi balik ya"

Komentar yang masuk akan di moderasi terlebih dahulu, ini saya gunakan untuk menyaring spam. Jadi komentar yang saya anggap layak tentu akan lolos dari proses penyaringan. Terima kasih atas kerjasamanya!

Semoga betah mampir di blog saya :))

Like us on Facebook


PRchecker.info

Subscribe