Mencintaimu dengan caraku

16:03

"Kita mau kemana?"
"Ada deh, nanti juga kamu tau."
"Pelit amat sih. huh!"
"Aku paling suka kalo liat kamu ngambek. lucu, bikin aku pengen nyubit idungnya. haha"

Apa kamu masih ingat dengan obrolan santai kita itu? Kita bersenda gurau, tertawa renyak, saling menatap, dan kemudian sama-sama terdiam. Aku menyukai saat-saat dimana kita saling terdiam, seakan aku dapat mendengar detak jantungmu dengan begitu jelas. Hembusan nafasmu. Aku suka bagaimana caramu menatapku, tatapan tajam yang menusuk dalam lalu menyebarkan kehangatan. Aku suka bagaimana kita saling terdiam, tak bersuara kemudian kamu bertanya, "Kenapa kamu diam?" dan lalu menatapku seakan mencari celah untuk masuk lebih dalam kedalam hatiku. Aku hanya tersenyum, Entah bagaimana menjelaskannya tapi aku suka mengamatimu dalam diam. lalu mencintaimu kemudian. 
Aku menyukai bagaimana caramu berbicara. Suara parau dan terkadang manja yang dibuat-buat. Aku menyukai semua hal tentangmu bahkan lewat hal-hal misterius dari dirimu. 


Kamu masih ingat? Saat kita berbicara tentang masa depan. Bagiku saat itu, masa depan masih kelabu.. Terlalu dini untuk aku gambarkan, tapi saat itu juga aku sempat memiliki keinginan untuk mengejar masa depan bersamamu. Ya, kamu.. 
Apa kamu ingat? Saat aku selalu tersenyum menatapmu, bukan karena kamu lucu (Ya, ku akui menatapmu selalu membuatku merasa bahagia) tapi karena aku menyembunyikan ketidakwarasan diriku menutupi kecanggungan yang terkadang menghampiriku, dan lalu aku akan berkata cepat "Tidak apa-apa" Saat kamu selalu bertanya "Kenapa?" 

gambar minjem dari google image
Aku mungkin hanya gadis aneh, yang selalu memiliki cara aneh untuk mengagumimu, dan mencintaimu kemudian. Aku mungkin hanya gadis aneh yang terkadang tak bisa bebas berekspresi untuk mengungkapkannya. Aku mungkin hanya gadis aneh yang selalu ingin menatapmu lebih lama. Aku mungkin hanya gadis aneh, tapi sungguh "Aku mencintaimu.. dengan caraku" 


gambar minjem dari google image
Aku tak perlu pembuktian untuk mengekspresikan rasa cintaku padamu karena aku menyukai caraku untuk mencintaimu, mungkin kamu tak cukup menyadarinya.  Aku ingin terus menatapmu, dan lalu berkata "Aku mencintaimu" jika saja waktu dan keadaan masih menghendakinya. Aku akan tetap mencintaimu... Walau keadaan yang berjalan kini bersebrangan dan kemudian aku mulai merasa lelah untuk mencintaimu dan diam-diam merindukanmu. Diam-diam ada yang selalu menyelinapkan harapan kepada Tuhan saat hujan turun bahwa suatu saat masih ada kesempatan untuk aku dapat bisa menatapmu kembali

You Might Also Like

3 comments

  1. jadi ingat waktu muda ... hehehehe ... keep posting

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah bapak bisa aja :D
      makasih udah mampir ^^

      Delete
  2. Ganbatte,. cinta harus diperjuankan...

    ReplyDelete

Hallo... Terima kasih sudah bersedia mampir di blog saya dan membaca postingan saya. Sempatkan untuk meninggalkan komentar ya, tapi tolong komentarnya jangan yang sekedar "buang komentar" aja padahal konteksnya nggak ada kaitannya sama sekali sama apa yang saya posting. Terserah curhat atau apapun itu, tapi saya akan sangat menghargai kalau kamu komen yang nyambung sama konteks dari apa yang saya tulis.
Oh iya, semua orang dapat mengomentari blog saya ada akun-akun pilihannya jadi kamu nggak perlu lagi buang link di komentar ya, Oke? :))

Semua yang telah komen, sebisa mungkin akan saya kunjungi balik jadi kamu nggak perlu repot-repot lagi bilang "kunjungi balik ya"

Komentar yang masuk akan di moderasi terlebih dahulu, ini saya gunakan untuk menyaring spam. Jadi komentar yang saya anggap layak tentu akan lolos dari proses penyaringan. Terima kasih atas kerjasamanya!

Semoga betah mampir di blog saya :))

Like us on Facebook


PRchecker.info

Subscribe