Kunang-kunang Dan Harapan

15:27


 "Apa kau percaya harapan?"
"Tentu."
"Walau harapan yang ada hanya sekecil biji buah apel?"
"Ya."



gambar pinjem dari google, edit by me
Harapan, kau pasti kenal dia. Dia adalah serupa cahaya kunang-kunang yang menerangi malam. Kata nenek, kunang-kunang adalah jelmaan kuku dari orang yang sudah tiada. Dahulu aku begitu tertarik dengan cerita itu bahkan aku begitu mempercayai hal itu. Tapi kurasa kini, hal itu tidak masuk akal. Mungkin saja karena semua itu hanya sebagai 'senjata' pamungkas yang digunakan orang tua jaman dahulu agar anak-anak mereka merasa takut dan tidak keluyuran hingga larut malam. Dan lagi, aku belum pernah bertemu dengan kunang-kunang. Tapi, toh pada kenyataannya aku tahu dan meyakini bahwa kunang-kunang adalah binatang kecil yang dapat mengeluarkan cahaya. Sisi uniknya adalah Harapan itu seperti kunang-kunang, kamu tidak perlu tahu bagaimana wujudnya. Kamu hanya tahu karena mendengar dan lalu meyakini bahwa kunang-kunang seperti itu. Pun begitu dengan harapan. Kamu tidak tahu bagaimana harapan itu, kamu  hanya perlu meyakininya dan pada akhirnya kamu bisa mengetahui harapan itu seperti apa dan bagaimana.

Pernah kah kamu berpikir sejenak, mengapa kunang-kunang selalu berada dalam tempat yang gelap? Karena saat gelap cahayanya akan begitu terang menyinari dan melenyapkan segala ketakutan dan ketakberdayaan mata untuk melihat lebih jauh sekeliling. Kunang-kunang juga tak pernah memilih, karena kunang-kunang adalah sebuah pilihan. Pilihan untuk meninggalkan tempat yang terang dan pergi ke tempat yang gelap agar yang gelap menjadi terang. Begitupun dengan harapan. Harapan dapat menyinari pekatnya bayang-bayang kenyataan dan ketidakberdayaan kemudian harapan menjadikanmu menjadi mampu. Mampu melihat dengan matamu, mampu melihat dengan hatimu, mampu mendengar dengan telingamu, Mampu mempercayai dirimu sendiri.. Mampu pada Sang Pencipta pemilik seluruh jagat raya. Harapan juga tak memilih, Harapan itu adalah sebuah pilihan. Pilihan yang ada di kedua tanganmu. Pilihan yang ada dan terselip dalam setiap do’amu. Harapan yang dapat menerangimu.. Seperti kunang-kunang yang dapat menerangi malam.  

Itulah mengapa kunang-kunang dan Harapan ada.

Catatan di pagi hari selepas shalat subuh seorang nocturnal,
Mita

You Might Also Like

17 comments

  1. 4 Jempol.. nice banget

    setuju sama pernyataannya

    harapan itu memang gak bisa kita lihat tapi asal kita yakini, Insya Allah Man Jadda Wajada :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha bisa aja deh :D
      makasih ^^
      Iya bener banget, Aamiin..

      Delete
  2. nice post. lunang-kunang sekarang jarang didesaku. bahkan tidak ada. semoga harapan masih ada . hehehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih ^^
      saya malah belum pernah sekalipun liat kunang-kunang ._.
      Harapan pasti ada, bagi mereka yang yakin dan percaya ^^

      Delete
  3. ketika orang yang sakit masih bisa bernafas, itu artinya masih ada harapan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali, harapan dapat menguatkan.. ^^

      Delete
  4. wow,sangat inspiratif.....keren ini tulisannya mbk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow makasih mbak, mbak juga sama kerennya ^^

      Delete
  5. semoga kita mampu meraih apa yang kita harapka ya kak.. aamiin

    ReplyDelete
  6. apik analoginya n tegas adanya :) btw kalau menurutku harapan itu harus berwujud agar kita tahu apa yang harus kita lakukan tuk mewujudkannya semampu kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih, wah berwujud ya? berwujud seperti apa? kalo menurutku harapan itu gak berwujud karena harapan hanya dapat kita rasakan, tapi harapan harus di wujudkan ^^

      Delete
    2. wujudnya seperti apa yg kamu harapkan, karna harapan itu motivasi yg buat kita terus bertahan :)
      tapi aku mengerti maksudmu "tak berwujud itu" apalagi jika itu menyangkut rasa, namun tuk mewujudkannya tak cukup hanya dirasakan :D

      Delete
  7. harapan ada di dalam hati kita, yang kita yakini bahwa suatu saat harapan itu akan berwujud nyata di depan mata kita. jangan takut menciptakan harapan dan jangan takut untuk menwujudkannya ^^

    ReplyDelete
  8. Selama kita masih hidup, harapan selalu ada buat mendekati ketetapan kita.

    ReplyDelete

Hallo... Terima kasih sudah bersedia mampir di blog saya dan membaca postingan saya. Sempatkan untuk meninggalkan komentar ya, tapi tolong komentarnya jangan yang sekedar "buang komentar" aja padahal konteksnya nggak ada kaitannya sama sekali sama apa yang saya posting. Terserah curhat atau apapun itu, tapi saya akan sangat menghargai kalau kamu komen yang nyambung sama konteks dari apa yang saya tulis.
Oh iya, semua orang dapat mengomentari blog saya ada akun-akun pilihannya jadi kamu nggak perlu lagi buang link di komentar ya, Oke? :))

Semua yang telah komen, sebisa mungkin akan saya kunjungi balik jadi kamu nggak perlu repot-repot lagi bilang "kunjungi balik ya"

Komentar yang masuk akan di moderasi terlebih dahulu, ini saya gunakan untuk menyaring spam. Jadi komentar yang saya anggap layak tentu akan lolos dari proses penyaringan. Terima kasih atas kerjasamanya!

Semoga betah mampir di blog saya :))

Like us on Facebook


PRchecker.info

Subscribe