Demi Cinta

23:59

"Mas, kamu akan pergi?" tanyaku cemas
"Iya, aku harus pergi." Katamu lagi
"Lalu? Sampai berapa lama?" 
"Aku tidak tahu. Semoga tak akan lama, Aku janji."
"Boleh Aku ikut bersamamu?" 
"Andaikan aku bisa mengajakmu. Tak perlu kau meminta pun akan aku ajak kamu bersamaku, dik"
            Percakapan terakhir dengannya masing kuingat jelas dalam pikiranku. Bagaimana suara lembutnya masuk kedalam telingaku. Suara yang selalu aku rindukan. Sudah tiga tahun lamanya dia pergi meninggalkan surabaya. Meninggalkanku dan membiarkanku mendekap kerinduan seorang diri tanpanya. Aku sudah mesti tahu resiko yang akan kuhadapi jika menjalani kehidupan bersama seorang Kapten. Bahkan ketakutan akan kehilangannya menghinggapiku sepanjang waktu. Tetapi karena cintalah yang menguatkanku. Menguatkan kami satu sama lainnya. Mas Bhiwara ku berjanji akan rajin mengirimi ku surat untuk sekedar melepas rindu agar jarak yang memisahkan kami tak terlalu menyakitiku katanya.
        Dik Narti tersayang
Mas baik-baik saja disini, Bagaimana dengan keadaanmu? Mas rindu sekali kepadamu. Mas akan pulang, dik. Agar segera bertemu denganmu. Agar kita dapat berkumpul bersama lagi seperti dahulu. Agar mas dapat mendekapmu hangat seperti dahulu. Jaga diri kamu baik-baik, dik. 

                  Salam sayang dan rindu selalu untukmu

                    Bhiwara

                Surat Cinta itu yang dia tulis kepadaku kala itu berisakan kabar bahwa dia baik-baik saja dalam menjalani tugasnya dan betapa dia merindukanku dan ingin segera pulang mendekapku hangat seperti dahulu. Surat yang ternyata terakhir kalinya dia tulis untuk-ku. Kapten Bhiwara-ku telah tiada, meninggalkan dunia ini. Meninggalkanku, Meninggalkan janjinya untuk kembali, dan meninggalkan jagoan cilik kami yang masih dalam kandunganku. Bahkan dia tak sempat mengetahui kabar bahagia ini. Seketika duniaku terasa hancur, kehilangannya adalah hal terpahit dalam hidupku. Merelakannya untuk pergi dan nyatanya untuk tak kembali lagi. Rasanya Aku ingin sekali menyusulnya agar bisa bersama dengannya. Agar Aku bisa bersatu kembali dengannya, tapi aku menyadari bahwa ada alasan yang membuatku harus  tegar melanjutkan hidupku kedepannya, walau tanpanya disisiku lagi.

 Aku melepaskanmu dengan senyum dan uraian air mata. Demi Bhiwara kecil yang akan menjadi penerus cita-citamu kelak. Aku mencintaimu, Mas..



Cerita  ini diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contest:Senandung Cinta

You Might Also Like

6 comments

  1. kaget tiba-tiba udh selesai aja, kirain masih ada lanjutannya trnyata flash fiction yak (-_-") bkin sambungannya doong hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si kakak bisa aja, ini juga aku baru pertama kali bikin flash fiction.. :3

      nanti deh kapan2 aku bikin :p ahahaha

      Delete
  2. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Flash Fiction Senandung Cinta.

    Ikuti juga Kontes Unggulan Blog Review Saling Berhadapan di BlogCamp (http://abdulcholik.com)

    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pakde, terima kasih kembali :)

      salam hangat kembali dari Bogor ^^

      Delete
  3. Keren, smoga sukses kontesnya kak ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, Aamiin.. semoga sukses kembali untukmu, kak :)

      Delete

Hallo... Terima kasih sudah bersedia mampir di blog saya dan membaca postingan saya. Sempatkan untuk meninggalkan komentar ya, tapi tolong komentarnya jangan yang sekedar "buang komentar" aja padahal konteksnya nggak ada kaitannya sama sekali sama apa yang saya posting. Terserah curhat atau apapun itu, tapi saya akan sangat menghargai kalau kamu komen yang nyambung sama konteks dari apa yang saya tulis.
Oh iya, semua orang dapat mengomentari blog saya ada akun-akun pilihannya jadi kamu nggak perlu lagi buang link di komentar ya, Oke? :))

Semua yang telah komen, sebisa mungkin akan saya kunjungi balik jadi kamu nggak perlu repot-repot lagi bilang "kunjungi balik ya"

Komentar yang masuk akan di moderasi terlebih dahulu, ini saya gunakan untuk menyaring spam. Jadi komentar yang saya anggap layak tentu akan lolos dari proses penyaringan. Terima kasih atas kerjasamanya!

Semoga betah mampir di blog saya :))

Like us on Facebook


PRchecker.info

Subscribe