Tentang Slumdog Millionaire

21:41

Cerita ini bermula saat saya sedang facebook-an, dan seperti biasa saya selalu mencari update-an jadwal film yang akan tayang di tv oleh salah satu page. Dan dari sebagian, awalnya saya menaruh minat lebih terhadap film yang 'katanya' genrenya horor tapi sama sekali garing menurut saya. kecewa? jelas! karena film horor kan jarang sekali ditayangin di tv, padahal saya selalu menunggu kemudian sekalinya ada? malah cupu kayak gitu -________-

Terus dijadwal itu ada film yang cukup menarik perhatian saya karena orang-orang pada komen yang bikin saya penasaran. saya googling infonya ternyata film itu mendapat peringkat yang cukup baik di IMDb dan menyabet berbagai pengghargaan. Parahnya, film ini tayangnya malam sekali sekitar jam 01:00 dini hari waktu indonesia bagian barat dan begadanglah saya~ hoam -_-zz

screenshot


Slumdog Millionaire
 

Slumdog Millionaire adalah sebuah film yang disutradarai oleh Danny Boyle. Film ini berhasil meraih empat Golden Globes  dan delapan piala oscar, termasuk penghargaan Film Terbaik dan Sutradara Terbaik. Bercerita tentang seorang anak miskin yang besar di lingkungan kumuh (slum) kota Mumbai yang mendadak menjadi kaya setelah memenangkan kuis Who Wants To Be A Millionaire versi India. Film ini diputar untuk pertama kalinya untuk umum di Britania Raya pada 12 November 2008, dan di Mumbai pada 22 Januari 2009.
Para pemainnya antara lain ialah Dev Patel, Freida Pinto, Anil Kapoor, Irrfan Khan, dan masih banyak lagi. 2008, sedangkan penghargaan lain yang diterimanya adalah lima Critics' Choice Awards, dan tujuh piala BAFTA Awards. (Wikipedia)




Tokoh
(Wikipedia)



Cerita (Versi saya yang menontonnya)

Karena bagian awal saya kurang memperhatikan, akhirnya saya melewatkan sebuah pertanyaan penting yang menjadi 'kunci' dari inti film ini sebenernya :D 

 "Jamal menyisakan pertanyaan terakhir, bagaimana dia melakukannya? A.dia curang B.dia beruntung C.dia jenius D.sudah ditakdirkan. Dimana pada akhir film ini anda akan mengetahui sendiri jawabannya..

Film ini menggunakan alur campuran, dimana Jamal Malik yang telah dewasa berada di kantor polisi kemudian di interogasi dan Jamal pun menceritakan kisahnya yang merupakan kilas balik perjalanan hidupnya. 

Awalnya, ada sebuah perkampungan gitu tiba-tiba terjadi penyerangan dan seorang wanita berteriak kepada seorang anak laki-laki dan menyuruhnya pergi. Dia pun pergi, dengan membawa serta adiknya. Sekilas anak kecil yang bernama Salim ini menyaksikan bagaimana Ibunya terbunuh secara mengenaskan. 
pembuka film yang bikin saya meringis ngeri -_-

ini nih ibunya salim sama jamal, kasian :(

Salim dan Jamal

Setelah kerusuhan berlangsung, Salim beserta adiknya; Jamal berteduh disebuah tempat kumuh gitu kayak banyak pipa-pipa gitu terus ada anak perempuan yang diam di bawah derasnya hujan akhirnya Jamal pun mempersilahkan dia masuk dan jadilah mereka bertiga yang nantinya akan berkelana bersama-sama. 
Nama anak perempuan itu Latika. 

Mereka bertiga akhirnya bertemu dengan seseorang yang memiliki tempat penampungan gitu. Awalnya saya sempat terkecoh, kirain laki-laki dewasa itu baik dan pemilik panti asuhan gitu kan ternyata manusia tak punya hati! JAHAAAAAAT!

Akhirnya anak-anak kecil itu di kumpulkan dalam satu tempat (lapangan) dan disuruhlah bernyanyi, tapi Salim dengan jiwa pemberontaknya justru melawan dan memaki-maki. Tiba-tiba sekumpulan lelaki dewasa itu berkata : "Akhirnya kita menemukan anjing peliharaan. Ia bisa kita jadikan sebagai anjing peliharaan" (Kurang lebih gitu sih) 
Parah banget kan tuh! Masa manusia di bilang anjing? -_____-

Nah itu awal mula karakter salim yang 'buruk' berkembang. Dia berteriak kepada anak-anak lain untuk bekerja, ya apalagi selain disuruh meminta-minta. 

lagi pada diem terus si salim dateng teriak-teriak nyuruh mereka 'kerja'


ini yang pada disuruh minta-minta -__-


Sampai akhirnya malam tiba, anak-anak berlomba-lomba untuk bisa bernyanyi dengan merdu. mereka berangan-angan terlalu jauh mungkin bisa menjadi penyanyi terkenal dan menghibur orang-orang. Dan kalian tau apa? Ini awal mula kesadisan itu dimulai! 

 Seorang anak laki-laki dengan suara merdu sekali menyanyi dengan segenap hati dan jiwa raga (lupa namanya siapa -_-) di depan lelaki dewasa itu. Dan kalian tau apa? Ditengah-tengah kesyahduan nyanyiannya ada seorang laki-laki dewasa bagian dari kelompok itu yang membekap mulut anak kecil itu dengan menggunakan handuk yang sebelumnya telah di tetesi obat tidur. 
Anak itu diangkat kemudian dibaringkan diatas semacam sebuah meja gitu, dan seorang laki-laki itu kemudian menghunuskan sesuatu benda (kirain tongkat ternyata sendok) yang sebelumnya sudah ditaruh diatas bara api yang panas ke matanya! 

GILA! shock banget liat scene ini saya padahal baru di awal-awal loh -__-
Salim pun muntah-muntah karena ngeri dan mual, ya bisa dibayangkanlah yah gimana 

Nah setelah itu ketua kelompok itu, yang namanya maman menyuruh salim untuk membawa Jamal, yang tak lain adik Salim untuk 'dieksekusi' seperti anak lelaki malang itu ToT 

Salim pun bimbang, Disini saya sempet mikir kalo salim bakal tega 'menumbalkan' adiknya tapi sekali lagi yang namanya sodara apalagi keluarga mana tega sih? 

Setelah itu Salim mengajak Jamal untuk ikut bersamanya, ditengah-tengah perjalanan menuju 'tempat laknat' itu salim membisikan sesuatu kepada adiknya. Semacam aba-aba sih.. 

Mereka bedua sampai ditempat itu, Latika mengintip dari balik bebatuan (karena tempat ini dibawah gitu letaknya) 
Sebelum menyanyi, Jamal meminta bayaran duluan kepada maman karena dia bilang kalau adalah seorang profesional. Hahahaha otaknya bisnis banget nih anak XD 
 
Saat Jamal menyanyi, seorang lelaki itu menyerahkan sebotol obat gitu dan handuk yang akan membuat jamal tak sadarkan diri. Namun dengan beraninya Salim menumpahkan air yang ada di botol itu ke wajah seorang lelaki dewasa itu dan berteriak : "LARI JAMAL!" 

Dan mereka berdua pun lari di ikuti Latika, disini deg-deg-an banget asli nontonnya -___-
Mereka lari kemudian dikejar oleh maman and the gank dan akhirnya mereka menuju ke sebuah stasiun gitu. Ada kereta yang baru saja jalan, mereka mengejar kereta itu. Salim naik duluan di ikuti Jamal dan saat Salim mengulurkan tangannya untuk Latika, Latika malah melepaskannya -__-
Tertangkaplah Latika oleh maman dan kawanannya, scene yang bikin gregetan! 

Salim dan Jamal harus berpisah dengan Latika,


Bersambung... 

(Nanti dilanjut lagi deh, pegel ngetiknya :D ) 

gambar : google image

You Might Also Like

0 comments

Hallo... Terima kasih sudah bersedia mampir di blog saya dan membaca postingan saya. Sempatkan untuk meninggalkan komentar ya, tapi tolong komentarnya jangan yang sekedar "buang komentar" aja padahal konteksnya nggak ada kaitannya sama sekali sama apa yang saya posting. Terserah curhat atau apapun itu, tapi saya akan sangat menghargai kalau kamu komen yang nyambung sama konteks dari apa yang saya tulis.
Oh iya, semua orang dapat mengomentari blog saya ada akun-akun pilihannya jadi kamu nggak perlu lagi buang link di komentar ya, Oke? :))

Semua yang telah komen, sebisa mungkin akan saya kunjungi balik jadi kamu nggak perlu repot-repot lagi bilang "kunjungi balik ya"

Komentar yang masuk akan di moderasi terlebih dahulu, ini saya gunakan untuk menyaring spam. Jadi komentar yang saya anggap layak tentu akan lolos dari proses penyaringan. Terima kasih atas kerjasamanya!

Semoga betah mampir di blog saya :))

Like us on Facebook


PRchecker.info

Subscribe